Tim Ahli Unib Percepat Deteksi Cov-19 di Provinsi Bengkulu

Menghadapi pemberlakuan New Normal dan dalam upaya mempercepat deteksi penyebaran covid-19 di Bengkulu, Universitas Bengkulu telah mengambil langkah-langkah strategis guna memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat kampus dan masyarakat diluar kampus agar berperan serta memutus mata rantai penyebaran virus yang menjadi pandemi ini. Bukan hanya itu saja Universitas Bengkulu juga telah menugaskan sejumlah Tenaga Ahlinya untuk melakukan pendeteksian Virus Sars-cov 2 di Provinsi Bengkulu. Penugasan ini sebagaimana tertuang dalam surat tugas Nomor 6461/UN30/KP/2020 tanggal 18 Mei 2020 yang langsung ditandatangani oleh Rektor Universitas Bengkulu Prof. Dr. Ridwan Nurazi, S.E., M.Sc.

untitled 3

Tim ahli tersebut terdiri dari delapan orang dosen yang berasal dari Fakultas MIPA dan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Bengkulu, mereka adalah (1) dr. Ahmad Azmi Nasution, M.Biomed., (2) dr. Enny Nugraheni Sulistyorini, M.Biomed., (3) Mardhatillah Sariyanti, S.Si., M.Biomed. (4) Dr. Sipriyadi, S.Si., M.Biomed., (5) Nikki Aldi Massardi, S.Si., M.Biomed., (6) dr.Novriantika Lestari, S.Ked., M.Biomed. (7) Elvira Yunita, S.Si., M.Biomed., dan (8) Liya Agustin Umar, S.Si., M.Biomed.

 

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya oleh sejumlah media massa beberapa waktu yang lalu bahwa labortorium BSL-2 yang telah dipersiapkan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Unib dan Balai POM saat ini sudah dapat melakukan pemeriksaan swab sendiri. Universitas Bengkulu sendiri sudah mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang kompeten dalam melakukan pemeriksaan RT-PCR, biosafety dan biosecurity. saat dikonfirmasi, dr. Ahmad Azmi Nasution kepada KSLI membenarkan bahwa Tim Ahli kita telah melakukan pemeriksaan RT-PCR disana.

4

Upaya mempercepat pendeteksian sebaran virus sars-cov 2 ini merupakan kerja sama Universitas Bengkulu bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Balai POM Bengkulu yang tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama Nomor: 5858/UN30/KS/2020. tentang Pemanfaatan Laboratorium BSL-2 (Biosafety Level-2) Dalam Rangka Percepatan Deteksi Covid-19 di Provinsi Bengkulu. Kepala UPT Kerja Sama dan Layanan Internasional Universitas Bengkulu Dr. Eng. Dedi Suryadi juga menegaskan bahwa  Tim Ahli Universitas Bengkulu telah melakukan pemeriksaan RT-PCR (Reverse Transcription– Polymerase Chain Reaction) di Laboratorium BSL-2 Rumah Sakit M. Yunus. Selain Tim Ahli, Universitas Bengkulu juga meminjamkan peralatan penuntang pemeriksaan PCR milik Universitas Bengkulu untuk digunakan disana. (naga)